Peluncuran Bedah Rumah BSPS, Hadirkan Kehidupan yang Layak dan Lebih sejahtera

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud (Harum) menghadiri peluncuran bedah rumah BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) di SMP Negeri 13 Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa 5 Mei 2026.

Peluncuran program BSPS ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian, didampingi Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Harum dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, serta diikuti via zoom dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

"Hari ini kita telah melaksanakan kegiatan yang sangat penting bersama bapak Mendagri dan bapak Menteri PKP. Kita meninjau usulan Bedah Rumah BSPS, simulasi Tender Rakyat, serta peluncuran program Bedah Rumah BSPS se Kalimantan di Kelurahan Teritip," kata Gubernur Harum.

Menurut dia, pembangunan yang dilakukan hari ini benar-benar menghadirkan kehidupan yang lebih layak, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat bagi rakyat Kaltim.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang kita jalankan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bahwa rumah bukan lagi sekadar mimpi, tetapi menjadi kenyataan," ungkapnya.

Kalimantan Timur saat ini berada pada momentum besar dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Kebutuhan akan hunian layak akan terus meningkat.

"Kolaborasi bukan hanya penting, tetapi menjadi keharusan. Negara, Pemerintah harus hadir ditengah rakyatnya," tegasnya.

Gubernur berharap program ini semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kesejahteraan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan dasar berupa perumahan.

"Tahun ini, kita siap alokasikan 500 unit untuk rehab RLTH,' sebut Gubernur Harum, menjawab keinginan Menteri PKP Maruarar Sirait.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebutkan program BSPS untuk Kaltim ditingkatkan dari 655 unit tahun 2025 menjadi 3000 unit tahun 2026.

"Alokasi 2205 unit tahun ini kita tambah menjadi 3000 rumah. Tahun lalu hanya 655 unit. Sesuai keinginan Bapak Presiden Prabowo untuk rumah, layak huni bagi rakyat" ujarnya.

Dari program BSPS di Kaltim sebanyak 500 rumah dialokasikan untuk daerah pedalaman, terutama Kutai Barat 200 unit dan Mahakam Ulu 300 unit.

Hadir Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, perwakilan Forkopimda Kaltim, Anggota DPD-RI Dr Yulianus Henok Sumual, pimpinan perangkat daerah terkait di lingkup Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan.(mar)